Menu

Mode Gelap
Wakil Wali Kota Lhokseumawe Hadiri Wisuda UIN Sultanah Nahrasiyah Angkatan XII, 760 Lulusan, Kampus Raih Akreditasi Unggul Audiensi di Jakarta, Mualem Apresiasi Dukungan Arab Saudi untuk Pendidikan Aceh Bunda PAUD Lhokseumawe Lakukan Monitoring ke Sejumlah Tempat Penitipan Anak Aceh–UEA Bentuk Tim Bersama: Fokus pada Investasi, Perdagangan, dan Pembukaan Rute Penerbangan Dorong Modernisasi Pertanian, Wali Kota Lhokseumawe Salurkan 16 Unit Traktor Roda Dua dan 17 Unit Hand Sprayer RSUD Cut Meutia Sukses Tangani Persalinan Kembar Tiga dari Ibu dengan Riwayat Hipertensi lewat Operasi Sesar

Aceh

Aceh–UEA Bentuk Tim Bersama: Fokus pada Investasi, Perdagangan, dan Pembukaan Rute Penerbangan

badge-check


					Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) bertemu Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) Abdulla Salem Al-Dhaheri membahas pembentukan tim bersama untuk program investasi, perdagangan, dan penerbangan di kediaman Dubes UEA yang berada di Kuningan Timur, Senin 28 April 2026 (Foto: Humas Setda Aceh) Perbesar

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) bertemu Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) Abdulla Salem Al-Dhaheri membahas pembentukan tim bersama untuk program investasi, perdagangan, dan penerbangan di kediaman Dubes UEA yang berada di Kuningan Timur, Senin 28 April 2026 (Foto: Humas Setda Aceh)

Jakarta — Pemerintah Aceh dan Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) sepakat membentuk tim bersama untuk memperkuat kerja sama di bidang investasi, perdagangan, dan penerbangan.

Kesepakatan ini dicapai dalam pertemuan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, dengan Duta Besar UEA untuk Indonesia, Abdulla Salem Obaid Al Dhaheri, di kediaman resmi Dubes UEA di Kuningan Timur, Jakarta Selatan, Senin (27/4/2026).

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, mengatakan tim tersebut akan mulai bekerja pada Mei 2026. Ia menilai pertemuan ini menjadi langkah awal untuk membuka peluang investasi dari UEA ke Aceh.

“Ini kunjungan audiensi, sekaligus membuka ruang usaha bagi mereka di Aceh,” kata Nurlis.

Dalam pertemuan itu, Pemerintah Aceh menawarkan sejumlah sektor unggulan. Di antaranya minyak dan gas, pertambangan, serta industri pengolahan kelapa sawit.

Pemerintah Aceh juga mendorong peningkatan ekspor produk olahan pertanian. Komoditas yang ditawarkan meliputi minyak nilam dan gaharu, yang banyak digunakan sebagai bahan baku parfum di pasar Timur Tengah.

Selain itu, produk turunan kelapa dinilai memiliki potensi besar. Mulai dari minyak kelapa, tepung kelapa, briket arang, hingga serat sabut kelapa.

Pemerintah Aceh juga menawarkan pengembangan energi terbarukan berbasis biomassa. Produk yang disiapkan antara lain wood pellet dan karbon aktif dari cangkang kelapa dan kelapa sawit.

Menurut Nurlis, pihak UEA menyambut positif berbagai peluang tersebut. Maskapai Emirates dan Etihad Airways disebut menunjukkan minat membuka rute penerbangan dari Aceh ke UEA.

Rute ini direncanakan terhubung dengan penerbangan lanjutan ke Arab Saudi. Skema ini diharapkan dapat melayani jamaah umrah, baik dari Aceh maupun daerah lain yang transit.

Selain kerja sama ekonomi, UEA juga menyatakan kesiapan membantu pemulihan pascabencana di Aceh. Dukungan mencakup pembangunan hunian, lahan pertanian, hingga infrastruktur jalan.

Dalam pertemuan yang sama, Dubes UEA juga menegaskan kembali rencana investasi Mubadala Energy. Perusahaan itu akan membangun fasilitas logistik shorebase untuk mendukung eksplorasi Blok Andaman di Aceh.

Baca Lainnya

Audiensi di Jakarta, Mualem Apresiasi Dukungan Arab Saudi untuk Pendidikan Aceh

29 April 2026 - 18:44 WIB

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (kedua kiri), menyerahkan cendera mata kepada Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, saat audiensi di Kantor Kedutaan Besar Arab Saudi, Jakarta, Selasa (28/4/2026). Pertemuan tersebut membahas rencana pembangunan LIPIA di Banda Aceh serta peluang kerja sama di bidang pendidikan dan investasi. ( Foto : Dok. Humas Pemprov Aceh )

Murdani Yusuf Akan Laporkan Ade Armando dan Abu Janda, Terkait Video Diduga Terpotong Jusuf Kalla

26 April 2026 - 13:54 WIB

Koordinator Masyarakat Sipil Peduli Kemanusiaan Aceh, Murdani Yusuf memberikan keterangan kepada wartawan terkait rencana melaporkan Ade Armando dan Permadi Arya

Provinsi Jateng dan Aceh Perkuat Kolaborasi, Teken Kerja Sama Rp1,06 Triliun di Berbagai Sektor

24 April 2026 - 21:46 WIB

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi (kiri) berbincang dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (kanan) usai penandatanganan kerja sama antardaerah di Kantor Gubernur Aceh, Kamis (23/4/2026). Kesepakatan senilai Rp1,06 triliun ini mencakup berbagai sektor strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kedua provinsi.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf Desak KKP Percepat Pengerukan Muara

24 April 2026 - 21:17 WIB

Gubernur Aceh menyampaikan arahan saat membuka Musrenbang RKPA 2027 di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Kamis (23/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat pemulihan pascabencana, termasuk rehabilitasi infrastruktur, dan pemulihan ekonomi masyarakat.

Wali Nanggroe: Persatuan Rakyat Aceh Jadi Fondasi Kemajuan Daerah

24 April 2026 - 12:35 WIB

Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al Haythar, menerima audiensi perwakilan ulama muda Aceh di Meuligoe Wali Nanggroe, Banda Aceh, Rabu (22/4/2026). Dalam pertemuan tersebut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat persatuan demi mendukung pembangunan Aceh. (Dok. Humas Wali Nanggroe)
Trending di Aceh