Menu

Mode Gelap
Wakil Wali Kota Lhokseumawe Hadiri Wisuda UIN Sultanah Nahrasiyah Angkatan XII, 760 Lulusan, Kampus Raih Akreditasi Unggul Audiensi di Jakarta, Mualem Apresiasi Dukungan Arab Saudi untuk Pendidikan Aceh Bunda PAUD Lhokseumawe Lakukan Monitoring ke Sejumlah Tempat Penitipan Anak Aceh–UEA Bentuk Tim Bersama: Fokus pada Investasi, Perdagangan, dan Pembukaan Rute Penerbangan Dorong Modernisasi Pertanian, Wali Kota Lhokseumawe Salurkan 16 Unit Traktor Roda Dua dan 17 Unit Hand Sprayer RSUD Cut Meutia Sukses Tangani Persalinan Kembar Tiga dari Ibu dengan Riwayat Hipertensi lewat Operasi Sesar

Aceh Utara

Pemkab Aceh Utara Bantah Dana Banjir Mengendap, Muntasir: Belum Ditransfer Pusat, Bukan Mengendap di Daerah

badge-check


					Muntasir Ramli, Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa penyaluran bantuan korban banjir masih menunggu proses verifikasi dan pencairan dari pemerintah pusat. Perbesar

Muntasir Ramli, Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa penyaluran bantuan korban banjir masih menunggu proses verifikasi dan pencairan dari pemerintah pusat.

Aceh Utara – Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Muntasir Ramli, menegaskan bahwa kabar mengenai dana bantuan korban banjir yang disebut-sebut mengendap di kas daerah tidak benar. Ia menyebutkan, hingga Sabtu, 11 April 2026, pemerintah pusat belum menyalurkan anggaran tersebut ke daerah.

Menurut Muntasir, seluruh dana bantuan masih berada di pemerintah pusat dan belum ditransfer ke Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. Ia menjelaskan, informasi yang beredar di masyarakat terkait dana bantuan seperti jadup Rp15 ribu per jiwa, stimulan ekonomi Rp5 juta, serta bantuan perabotan sebesar Rp3 juta, belum dapat direalisasikan karena dana belum diterima daerah.

“Anggaran bantuan tersebut saat ini masih berada di pemerintah pusat dan belum ditransfer ke daerah,” kata Muntasir, Sabtu (11/4/2026).

Ia menambahkan, proses penyaluran bantuan sangat bergantung pada tahapan administrasi, khususnya verifikasi dan validasi data. Setelah proses tersebut selesai, pemerintah daerah akan menyampaikan data resmi kepada instansi terkait, seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Sosial.

“Apabila data sudah diverifikasi dan ditetapkan melalui surat keputusan (SK), maka pemerintah pusat akan segera mencairkan dana bantuan tersebut,” ujar Muntasir.

Lebih lanjut, ia membantah tudingan bahwa pemerintah daerah sengaja menahan atau menyimpan dana bantuan. Menurutnya, keterlambatan yang terjadi murni disebabkan oleh prosedur administrasi dan mekanisme penyaluran dari pemerintah pusat yang harus dilalui sesuai aturan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum tentu benar, serta tetap bersabar menunggu proses penyaluran bantuan yang saat ini terus berjalan,” tutupnya.

Baca Lainnya

RSUD Cut Meutia Sukses Tangani Persalinan Kembar Tiga dari Ibu dengan Riwayat Hipertensi lewat Operasi Sesar

27 April 2026 - 17:56 WIB

Tiga bayi kembar perempuan yang lahir melalui operasi sesar di RSUD Cut Meutia Aceh Utara, Minggu (26/5/2026). ( Foto : Dok. Tribunpasee)

Pemkab Aceh Utara Salurkan Bantuan Stimulan Rumah untuk 396 KK Terdampak Banjir di Kecamatan Sawang

22 April 2026 - 21:47 WIB

Plt Kalaksa BPBD Aceh Utara, Fauzan, menyerahkan bantuan dana rehab rumah secara simbolis kepada warga di Kecamatan Sawang (Dok. Jubir Pemkab Aceh Utara).

Afrizal Zikri Terpilih Pimpin SMUR Lhokseumawe–Aceh Utara

20 April 2026 - 19:37 WIB

Afrizal Zikri terpilih sebagai Ketua SMUR Wilayah Lhokseumawe–Aceh Utara dalam forum musyawarah wilayah yang berlangsung demokratis, Sabtu (18/4/2026).

Cuaca Buruk Picu Musibah di Aceh Utara, Dua Orang Tersambar Petir, Satu Meninggal Dunia, Anak 9 Tahun Dirawat Intensif

14 April 2026 - 00:20 WIB

Duka menyelimuti Dusun Kareung, Gampong Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, Senin (13/4/2026), usai sambaran petir menewaskan Zakaria (51). Seorang anak berusia 9 tahun turut menjadi korban dan kini menjalani perawatan intensif di RSUD Cut Meutia akibat luka yang dialaminya.

Petani Aceh Utara Ditemukan Meninggal di Bangunan Bekas Ruko, Punya Riwayat Penyakit Kronis

12 April 2026 - 10:55 WIB

Petugas mengevakuasi jasad seorang petani yang ditemukan meninggal dunia di bangunan bekas ruko di Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Sabtu (11/4/2026). ( Foto: Dok. Polres Aceh Utara)
Trending di Aceh Utara