Menu

Mode Gelap
Wakil Wali Kota Lhokseumawe Hadiri Wisuda UIN Sultanah Nahrasiyah Angkatan XII, 760 Lulusan, Kampus Raih Akreditasi Unggul Audiensi di Jakarta, Mualem Apresiasi Dukungan Arab Saudi untuk Pendidikan Aceh Bunda PAUD Lhokseumawe Lakukan Monitoring ke Sejumlah Tempat Penitipan Anak Aceh–UEA Bentuk Tim Bersama: Fokus pada Investasi, Perdagangan, dan Pembukaan Rute Penerbangan Dorong Modernisasi Pertanian, Wali Kota Lhokseumawe Salurkan 16 Unit Traktor Roda Dua dan 17 Unit Hand Sprayer RSUD Cut Meutia Sukses Tangani Persalinan Kembar Tiga dari Ibu dengan Riwayat Hipertensi lewat Operasi Sesar

Aceh Utara

Petani Aceh Utara Ditemukan Meninggal di Bangunan Bekas Ruko, Punya Riwayat Penyakit Kronis

badge-check


					Petugas mengevakuasi jasad seorang petani yang ditemukan meninggal dunia di bangunan bekas ruko di Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Sabtu (11/4/2026). ( Foto: Dok. Polres Aceh Utara) Perbesar

Petugas mengevakuasi jasad seorang petani yang ditemukan meninggal dunia di bangunan bekas ruko di Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Sabtu (11/4/2026). ( Foto: Dok. Polres Aceh Utara)

Aceh Utara – Seorang petani bernama T Saiful Zainuddin (42), warga Gampong Matang Santot, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, ditemukan meninggal dunia di sebuah bangunan bekas rumah toko (ruko), Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Jasad korban ditemukan di bangunan kosong yang berada di kawasan Gampong Rawa Itek, Kecamatan Tanah Jambo Aye. Penemuan tersebut sempat menghebohkan warga setempat.

Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Musliadi (40) yang melintas di lokasi dan mencium bau menyengat dari dalam bangunan.

“Saksi kemudian melaporkan temuan tersebut ke pihak kepolisian,” kata Trie dalam keterangannya.

Mendapat laporan itu, petugas dari Polsek Tanah Jambo Aye bersama tim medis dari Puskesmas Cempedak langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap jasad korban.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui tinggal seorang diri di kawasan pertokoan Panton Labu setelah berpisah dengan istrinya. Ia juga memiliki satu orang anak.

Polisi menyebut, korban memiliki riwayat penyakit kronis berupa kanker tiroid stadium lanjut. Bahkan, korban sempat direncanakan menjalani operasi, namun menolak dan memilih meninggalkan rumah sakit.

Keluarga mengungkapkan, korban terakhir kali terlihat sekitar empat hari sebelum ditemukan meninggal dunia. Pada momen Idul Fitri 1447 Hijriah, korban sempat pulang ke rumah orang tuanya di Gampong Matang Santot.

“Korban memang sering mengeluh sakit. Pihak keluarga juga menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan,” ujar Trie.

Baca Lainnya

RSUD Cut Meutia Sukses Tangani Persalinan Kembar Tiga dari Ibu dengan Riwayat Hipertensi lewat Operasi Sesar

27 April 2026 - 17:56 WIB

Tiga bayi kembar perempuan yang lahir melalui operasi sesar di RSUD Cut Meutia Aceh Utara, Minggu (26/5/2026). ( Foto : Dok. Tribunpasee)

Pemkab Aceh Utara Salurkan Bantuan Stimulan Rumah untuk 396 KK Terdampak Banjir di Kecamatan Sawang

22 April 2026 - 21:47 WIB

Plt Kalaksa BPBD Aceh Utara, Fauzan, menyerahkan bantuan dana rehab rumah secara simbolis kepada warga di Kecamatan Sawang (Dok. Jubir Pemkab Aceh Utara).

Afrizal Zikri Terpilih Pimpin SMUR Lhokseumawe–Aceh Utara

20 April 2026 - 19:37 WIB

Afrizal Zikri terpilih sebagai Ketua SMUR Wilayah Lhokseumawe–Aceh Utara dalam forum musyawarah wilayah yang berlangsung demokratis, Sabtu (18/4/2026).

Cuaca Buruk Picu Musibah di Aceh Utara, Dua Orang Tersambar Petir, Satu Meninggal Dunia, Anak 9 Tahun Dirawat Intensif

14 April 2026 - 00:20 WIB

Duka menyelimuti Dusun Kareung, Gampong Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, Senin (13/4/2026), usai sambaran petir menewaskan Zakaria (51). Seorang anak berusia 9 tahun turut menjadi korban dan kini menjalani perawatan intensif di RSUD Cut Meutia akibat luka yang dialaminya.

Pemkab Aceh Utara Bantah Dana Banjir Mengendap, Muntasir: Belum Ditransfer Pusat, Bukan Mengendap di Daerah

13 April 2026 - 11:12 WIB

Muntasir Ramli, Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa penyaluran bantuan korban banjir masih menunggu proses verifikasi dan pencairan dari pemerintah pusat.
Trending di Aceh Utara